Ahad, 16 April 2017

Rezeki Dari Mu Yang Terindah

Dari hujung tahun 2015 hinggalah awal tahun ini, 2017.

Bersyukur kepada Mu kerana mengurniakan rezeki yang paling bermakna bagiku sebagai seorang anak. Alhamdulillah, berkat rezeki dari Mu dapat aku berada bersama arwah ibu dan ayah di saat mereka memerlukan. Yang paling aku bersyukur ialah rezeki dikurniakan masa untuk berada disamping kedua-dua mereka di saat mereka menghembuskan nafas yang terakhir.

Sudah menjadi impian dari kecil untuk menjaga kedua ibu bapa ku. Kini impian sudah pun terlaksana. Hanya perlu memberi tumpuan pada keluarga sendiri dan kerjaya.. In Sha Allah..

Kepada yang diluar sana yang sedang leka pada kerjaya, jangan di lupa pada kedua ibu bapa. Tanpa mereka, siapalah kita..

#rezeki #allaboutlifeanddream #ibubapa

Ahad, 8 Januari 2017

2017 and Sweet 34

Tahun baru, umur pun barulah. Sekejap je masa dah berlalu. Sekarang dah berumur 34 tahun. Alhamdulillah, dikurniakan seorang isteri yang memahami gaya hidup serta impian yang sama. Tak lupa juga 2 orang cahata mata. Si kakak dah sekolah darjah 1 pun tahun ni. Yang si adik pula sibuk nak sekolah macam si kakak.

Tahun 2016 banyak menguji kesabaran dan semangat dalam menunaikan impian dan tanggungjawab sebagai seorang anak. Biarlah apa orang nak kata. Bukan diorang tahu pun apa yang kita buat. Alhamdulillah, berjaya menjaga abah selepas pemergian arwah mak mac 2016.

Tahun ni teruskan perjuangan dalam mengejar impian sambil menjaga abah. Walaupun sebenarnya tumpuan lebih diberikan kepada abah, tapi impian tak boleh diabaikan. Bersama teruskan perjuangan bersama isteri yang turut mengejar benda yang sama. Maybe tahun ni guna konsep persaingan suami isteri untuk mengejar apa yang terlepas tahun lepas.

IN SHA ALLAH..

Rabu, 14 September 2016

Peristiwa Pertengahan Tahun 2016

Apa nak dikata kalau dah ketentuan dari Nya..
Awal Januari, abah admit GH sebab diebetes..
Setelah berulang kali turun naik GH akhirnya kaki kiri abah terpaksa dipotong hingga bahagian bawah lutut pada 8 April 2016.
Yang paling menyedihkan ialah dengan pemergian arwah pada bulan mac 2016.
Memang tak disangka, dalam kesibukan menjaga abah di hospital, arwah mak pula pergi meninggalkan kami.
Tapi, Allah tu adil, Alhamdulillah, dapat job area kampung, senang nak jaga abah.
Disebabkan hajat abah nak tengok anak bongsunya berkahwin, kami pun mula la dengan misi untuk kahwinkan adik yang bongsu.
In Sha Allah,
24 september ni dia akan bernikah..
Rumah kami pula nanti 25 september 2016 buat kenduri tahlil arwah mak sambil menyambut menantu.
Buat bebiasa je..
Berdasarkan pengalaman jaga abah yang sedang uzur, memang banyak dugaannya.
Kadang-kadang terasa macam mengabaikan isteri yang tersayang dan anak-anak pun ada.
Nasib baiklah dapat isteri yang memahami.
Agak susah juga nak membahagikan masa untuk jaga hati abah, isteri dan anak-anak..

"Ya Allah, permudahkanlah segala urusan hambamu ini..."
Amiin..



Jumaat, 29 Julai 2016

BARU NAK UPDATE

Lama tak update blog..
Bermula tahun 2016 ni banyak hal berlaku dalam keluarga..
Sekarang mula beri perhatian pada menjaga bapa setelah pemergian arwah mak awal bulan mac.
Lagipun dah banyak meleka dengan penggunaan whatsapp dan instagram..
Nama instagram sama je ngan blog ni..
Hu3, rasanya ramai yang dah guna apps camtu..
K, take care guys..

Selasa, 4 Februari 2014

ALHAMDULILLAH.. Thanks Dear..

2 February 2014 / 2 Rabiul Akhir 1435

Kakak sayang adik..

Baby boy (3.15 kg)

Khamis, 26 Disember 2013

FRIENDSHIP


Time come and flew by
What stayed behind will be
The imprint of your friendship
Engrave in my heart...

That makes me who I am today
The warmth of your friendship
Encouraging me to go on
When I am down...

Mould me to become...
More strong than I used to be
More aim than I dare to dream
More self respect than I ever paid to myself

I wish that I will be able to...
Give you the same thing as you gave me
I wish that our friendship would make
You realise that you will always there in my heart... 


 


 Author: Jenny
Contribution by: VMinako



Khamis, 25 April 2013

Setiap Manusia Adalah Perahu Yang Berlayar Di Samudra Kehidupan

Hidup kita ibarat perahu ditengah samudra luas yang penuh badai dan angin kencang namun ddidalam perahu itu sudah dilengkapi dengan alat-alat komunikasi dan kompas, ketika seorang insan sudah terlalu jauh dari jalan yang harusnya ditempuh maka  alat komunikasinya adalah Allah dan kompasnya adalah alqur'an dan alhadits, tidak ada yang lain.
Lebih dari itu... Manusia diciptakan dengan sangat baik oleh Allah, dilengkapi dengan bakat serta kemampuan yg luar biasa. Diberi hati nurani dan akal budi serta kebebasan untuk menjalankan perahu kehidupan kita secara baik dan benar. 


Bahkan seekor lalat pun rezekinya sudah diatur oleh Maha Besar Allah, lalu bagaimana mungkin seorang manusia yang jauh lebih sempurna (memilih akal budi & perasaan) masih mengeluh bahwa hidup ini tidak adil, mengeluh bahwa rezeki mereka terlalu sempit, mengeluh bahwa tidak ada satupun kesempatan yang datang pada mereka. bukankah semua keluhan itu bisa menjadikan mereka muslim yang kufur? bagi mereka yang sering berpikiran demikian tidak ada salahnya jika sesama muslim kita saling mengigatkan, cobalah ajak mereka berjalan keluar dan mengelilingi daerah sekitarnya, cobalah minta mereka tidak hanya melihat dengan mata tapi juga melihat dengan hati dan pikiran yang jernih, lhat bagaimana seorang pemulung masih bisa makan, cobalah lihat bagaimana seorang tukang parkir masih bisa bertahan hidup, cobalah lihat seroang penjual kerupuk masih bisa bersyukur, dan banyak lagi! apa kurang cukup bukti bahwa manusia sudah ditakdiran sebagai salah satu penciptaan Allah yang paling sempurna, hanya orang-orang kufur yang bisanya mengelu dan mengatakan hidup ini tidak adil.

Tidak ada gunanya perahu yang hebat jika hanya ditambat di dermaga. Sejatinya hidup kita adalah berlayar mengarungi samudra, melawan badai, menembus ombak dan menemukan pantai harapan. Sejatinya hidup selalu ada masalah, dan manusia akan selalu dihadapkan dengannya tinggal bagaimana manusia mengunakan alat komunikasi dan kompasnya untuk menghadapi semua masalah itu.

Mari kita kembangkan layar, penuhi dada kita dengan keyakinan bahwa Allah bersama kita...










Ditulis oleh Al amin Ibnu